Pengertian dan Fungsi Data Warehouse

Data warehouse atau gudang data adalah sebuah sistem yang bertugas mengarsipkan sekaligus melakukan analisis data historis untuk menunjang keperluan informasi pada sebuah bisnis ataupun organisasi.

Yang dimaksud dengan data di sini dapat berupa data penjualan, data untung rugi, data gaji karyawan, data konsumen, dan lain sebagainya. Dengan sumber data yang tertata, maka informasi yang dikeluarkan dapat jadi lebih terstruktur dan akurat. Selain itu hal tersebut juga berguna untuk membantu kamu dalam mengambil keputusan penting untuk kemajuan perusahaan atau organisasi yang dijalankan.

Sedangkan untuk fungsi data warehouse sendiri adalah sebagai berikut:

1.  Mempermudah dalam mengambil keputusan

Fungsi yang paling mendasar dari data warehouse adalah sebagai referensi pengambilan keputusan yang tepat. Intinya, informasi yang dikeluarkan oleh gudang data ini harus kredibel dan berdasarkan kenyataan atau fakta di lapangan. Tujuannya tidak lain supaya dapat membantu dalam pengambilan keputusan bagi perusahaan ataupun organisasi.

2. Memberikan akses data yang cepat

Fungsi berikutnya dari adanya data warehouse adalah memberikan kemudahan ketika ingin mengakses yang dimiliki. Artinya, kamu dapat mengakses dan berinteraksi dengan kumpulan data yang dimiliki dengan jauh lebih cepat sehingga dapat membantumu dalam proses pengambilan keputusan yang berguna untuk mengembangkan perusahaan ataupun organisasi.

3. Memberikan data yang konsisten

Data warehouse adalah sebuah sistem yang mampu mengumpulkan data dari beragam sumber yang berbeda. Walaupun berasal dari sumber yang berbeda, data tersebut dapat disatukan menjadi format utuh agar bisa dimanfaatkan dengan baik. Dengan demikian apabila kamu membutuhkan kumpulan data untuk menghasilkan sebuah informasi, hasilnya menjadi lebih akurat. Saat data telah terstandarisasi dan terbentuk secara tunggal, maka kamu tidak perlu khawatir ketika harus memberikan kepercayaan pada akurasi gudang data ini.

4. Membantu mengoptimalkan return on investment (ROI)

Dalam menjalankan organisasi ataupun perusahaan kamu pasti mengenal istilah ROI (return on investment). Yaitu rasio antara hasil laba bersih dengan biaya investasi yang nantinya menghasikan beberapa investasi lain pada sumber daya yang tersedia saat itu. Jika dikaitkan dengan data warehouse, fungsinya ialah untuk menghitung akurasi pengembalian investasi sehingga lebih menguntungkan pelaku bisnis ataupun organisasi.

5. Memberikan insight seputar historical data

Historical data adalah catatan yang berisikan perjalanan perusahaan di suatu periode atau waktu yang berbeda. Data warehouse berfungsi sebagai penyedia utama historical data agar kamu tidak salah dalam membuat perhitungan prioritas dan prediksi bisnis untuk waktu yang akan datang.

a
IndonesiaidIndonesiaIndonesia